Ehm, banyak orang yang ga tahu kali ya kalau gw ikutan ekskul BKC (Bandung Karate Club) di sekolah tercinta SMAN 4 Bogor. Ada 1 acara tahunan yang dibuat oleh BKC, yaitu Gashuku. Gashuku yang gw ikutin kemarin tanggal 29 Juni - 3 Juli adalah Gashuku yang ke-36, yang sudah pasti setelah Gashuku yang ke-35 :P gw dan rombongan BKC Bogor yang terdiri dari sekitar 20-an Masa Bina (disingkat USM yang berarti dari sabuk putih sampai coklat strip-1 yang belum mau/bisa lanjut ke sabuk hitam Dan I) dan 10 peserta Ujian Sabuk Hitam (disingkat USH, yaitu sabuk coklat strip-1) dan 5 pembimbing, tepatnya Majelis Sabuk Hitam/MSH(Kang Den, Kang Deni, Kang Sis, Kang Maul, 1 lagi Kang Fadly baru datang pas hari ketigax karena sebelumnya masih ada urusan di Bogor.) Kita berangkat sekitar jam 7-an lah. Gw bagi-bagi aja ya kegiatan tiap harinya persubbab (kayak buku pelajaran aja nih ^^)
- Hari Pertamax (29 Juli 2009)
Gw tiba di Pondok Puragabaya sekitar jam 1 siang padahal rencananya tiba sekitar jam 10-an gara-gara mendapatkan musibah mesin busnya ngadat, untungnya berhenti di SPBU, kalau di jalan tol habislah sudah. Sepanjang perjalanangw mencoba untuk tidur, tetapi karena jalannya ga mulus jadinya kepala gw terantuk-antuk dan merasakan sensasi yang ga enak banget XD sementara teman seperjalanan gw, Ferry dari dojo Sabak (Satu Bakti) ngedengerin lagu dari HPnya, yang disalurkan(?) lewat headset, sedangkan gw sendiri kalau lagi ga berpura-pura tidur cuman bisa FB-an gara-gara MMC gw yang 256 MB ilang :( mana batre HP gw itu ngedrop lagi, jadinya cuman bisa nikmatin (kayak apa aja nih :D) HP gw sebentar :(. Ok lanjut lah ke inti acara. Selama Gashuku, para peserta menginap di sebuah pondok, tepatnya sih rumah penduduk yang tinggal di situ yang berbaik hati untuk menyediakan tempat tinggalnya agar diinapi (jadi kayak pesakitan kalau istilahnya begini mah -_-') oleh para peserta Gashuku. Setelah istirahat, semua peserta disuruh kumpul ke lapangan buat acara pembukaan.

Ternyata lapangan yang digunakan untuk acara Gashuku ini terdiri dari 3 buah lapangan yang berbeda ukuran dan ketinggian (lihat gambar di kanan, kira-kira kayak gini lah keadaannya. Lapangan USH paling tinggi, disusul dengan lapangan 1, 2, dan 3. Lapangan 3 ga sekecil itu sih sebenarnya, agak lebaran dikit, tapi terpaksa gw "crop" biar gambarnya keilatan imbang) XD Alhasil dengan segala perbedaan ini mengakibatkan kecemburuan sosial bagi yang ingin melihat jalannya upacara (yang jelas sih bukan gw orangnya :P) Gw sendiri waktu itu ada di lapangan 2, dan belum ada yang di suruh untukbaris di lapangan 3 (kalau gw ga salah.) Seperti upacara lainnya, tentu saja ada penghormatan, tetapi karena yang upacara adalah Karateka, tentu saja hormatnya lain, bukan seperti yang biasa dilakukan di sekolah atau tempat lainnya, tetapi dilakukan dengan cara membungkuk, lalu berkata "Osh!" Setelah pidato pembukaan yang disampaikan oleh Kang Iwa (Sang pendiri BKC yang jabatannya adalah Ketua Dewan Guru (KDG,)) ada juga sambutan dari wakil gubernur Jawa Barat, yaitu Pak Dede Yusuf (yang dulu suka main sinetron itu lho ^^) dan Kodam III Siliwangi. Setelah upacara yang pengap karena banyak orang berjejel dalam satu tempat (untung outdoor, coba kalau indoor, pasti banyak yang "tewas" di tengah jalan hehe) dan juga ketidakjelasan acara, akhirnya ada istirahat untuk makan malam sekitar dua jam. Satu hal yang patut diperhatikan adalah antrian makannya panjang banget kalau telat ngambilnya, sehingga kalau ga cepat-cepat ngambil, bisa kelaperan di antrian. Dan akhirnya acara pembinaan hari pertamax pun dimulai jam 7 malam.
Pertamanya gw shock juga begitu tiba di lapangan, karena ada live show dangdutan di panggung terlebih dahulu XD. Gw yang berpikir kalau setelah ini akan ada semacam latihan fisikpun melakukan stretching terlebih dahulu buat jaga-jaga, karena pengalaman gw itu acaranya ga ada sesi stretching, langsung ke latihannya. Dan ternyata gw benar, Akang-akang dan Teteh-teteh menginstruksikan kami para peserta untuk baris di lapangan sesuai gender dan status, status di sini adalah sudah bekerja apa belum. Lapangan 1 untuk cowok, lapangan 2 untuk cewek, sedangkan lapangan 3 untuk karyawan dan ABRI (cowok only.) Lapangan USH jelas aja dipakai untuk peserta Ujian Sabuk Hitam. Acara pembukaan dipimpin oleh Kang Yakob, salah satu Anggota Dewan Guru (gw sendiri ga tahu apa beliau itu sudah Dan V apa Dan VI.) yang menugaskan agar setiap barisan yang ada dipimpin oleh 1 orang (namanya juga pemimpin, masa 2 orang ah???) dan tiba-tiba gw ditunjuk oleh seorang MSH buat jadi pemimpin, gw agak males juga sih soalnya gw bakal ada di paling depan, yang bisa saja ditunjuk ke atas panggung buat jadi "artis." Tapi untungnya cuman buat salam aneh dengan cara setengah jongkok, memutar lutut sambil berkata "Oee!" kayak bayi nangis gimana sih nadanya. Ternyata teman 1 dojo gw Besty kena juga jadi ketua sehingga gw merasa ga sendirian karena penderitaan ini hehe.
Setelah itu diadakan latihan seperti biasanya di Dojo yang dipimpin oleh Kang Tony, dengan selingan-selingan seperti nyanyi lagu, melakukan gerakan-gerakan malu-maluin, dan lain-lain. Akhirnya acara hari pertamaxpun selesai jam 12 tengah malam, dan semua peserta pun kembali ke pondok mereka masing-masing dengan perasaan letih, lesu, lelah, lemah, dan lunglai (promosi produk nih ceritanya hehe.)
Hari-hari berikutnya gw posting nanti ya, soalnya gw capek ngetiknya hehe

Tidak ada komentar:
Posting Komentar